Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Kesan dan Pesan Selama KKN

Kesan                                      : Hal yang paling berkesan selama berkegiatan di Desa Bajo Pulau Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah ketika berinteraksi dengan anak-anak serta masyarakat di desa tersebut.  Rasa antusias, keingintahuan yang tinggi, dan sambutan hangat  dari anak-anak serta masyarakat menjadikan penulis merasa nyaman dan betah berada disana.  Hal yang paling berkesan adalah ketika dapat belajar sesuatu hal yang baru selama berada di Desa Bajo Pulau.  Salah satu hal baru yang dipelajari oleh penulis yakni dapat mengetahui kuliner yang biasa diolah oleh masyarakat disana seperti Tetehe Kuah Asam, Tumis Siput Laut, dan olahan lainnya. Tetehe adalah nama daerah dari salah satu fauna laut yakni Bulu Babi.  Bulu Babi ini m...

Hablumminannas - 05

Dalam prinsip ekonomi manusia dikenal tanpa ada rasa puas. Jika sudah mendapatkan ini, minta itu. Jika sudah mendapatkan itu, minta yang lain lagi. Tak ada puasnya. Padahal sebenarnya Allah telah memberikan lebih dari yang kita minta. Kembali ke masalah hubungan manusia dengan sesama. Tidak mungkin ada langit tanpa bumi. Siang tanpa malam. Gelap tanpa terang. Tak akan ada presiden tanpa rakyat. Direktur tanpa karyawan. Orang kaya tanpa orang miskin, karena " Allah telah menciptakan segala sesuatunya secara berpasang-pasangan ." (QS Adz Dzaariyaat : 49). Maka kehadiran orang lain adalah berkah ilahi. Kehadiran kita, kebahagiaan dan kedudukan kita terasa tidak berarti tanpa kehadiran orang lain. Kita menjadi ada karena orang lain mengakui keberadaan kita. Inilah salah satu inti ajaran Islam. Bahwa selain mengaturhubungan kita dengan Allah (Hablumminallah), juga mengatur hubungan kita dengan sesama manusia (Hablumminannas). Adakah yang tahu kenapa banyak sekali ayat di ...

Hablumminannas - 04

Sungguh kita sering melupakan jasa mereka. Kita lupa, siapa gerangan dukun beranak atau bidan yang membantu persalinan ketika kita lahir. Kita pun mungkin sudah lupa siapa nama guru kita di Taman Kanak-kanak dulu. Padahal dialah manusia pertama yang mengajarkan huruf dan angka. Kita juga lupa, siapa nama guru yang pertama kali mengajarkan kita membaca Al-Qur'an? Mari kita bicara tentang rasa syukur. Seberapa banyak sih kita bersyukur setiap hari? Padahal nikmat Allah menghampiri diri tanpa henti. Tak di duga dari mana datangnya. Tak terhitung berapa banyak jumlahnya. Mungkin kita tidak sadar bahwa suatu nikmat yang datang telah melakukan perjuangan yang luar biasa. Kita hanya perlu pergi keluar rumah dan mencari warung untuk mendapatkan satu porsi makanan. Sementara nasi yang kita makan harus melalui proses yang njlimet untuk sampai kepada kita. Mungkin ada nasi yang dikirim dari Cianjur, dari Sumatera, dari Kalimantan, jauh-jauh ia datang hanya untuk kita makan. Kebayang ...