Aku nggak benar-benar lupa, aku cuma belajar pura-pura kuat. Setiap ingatan tentangmu datang seperti hujan, diam-diam, deras, dan meluluh lantakkan. Aku tak bicara apa-apa, hanya menunduk dan menahan air mata yang selalu kalah. Rindu ini tidak pernah pergi, ia hanya diam, menunggu aku lelah menyangkalnya.